6. PANDITA HUANG

PROFIL PENDAHULU

黄點傳師 Huang Tian Chuan Shi | Pandita Huang

Pandita Huang meneladani pembinaan dari Pai Sui Sen Ti (白水聖帝) dan Pu Siu Shi Phu Sa (不休息菩薩), dengan mengorbankan masa usia muda dan urusan duniawi, datang ke kota Medan untuk tujuan suci dan mulia, yaitu menyadarkan anak-anak Tuhan dari kemelekatan duniawi, memberikan bimbingan moralitas dan kebajikan luhur, sehingga beliau rela dan ikhlas untuk menerima dan melewati banyak cobaan, halangan, kesulitan semasa penyebaran Ajaran Ketuhanan di kota Medan.

Hingga akhirnya pada tahun 2002, pada suatu kelas pengulangan dharma (複習班) di Vihara Mestika Abadi (正寶佛壇), Jalan Kapten Jumhana No. 439-C – Medan, salah satu dari 8 Dewa, yaitu : Lan Chai He Ta Sien (藍采和大仙), meminjam raga dan menyampaikan welas asih dari Tuhan Yang Maha Esa, bahwa ada sebidang tanah besar yang telah disiapkan oleh Tuhan pada Pengurus Vihara untuk didirikan sebagai Maha Vihara, dengan persyaratan adalah kekompakan dan kesatuan hati dari Pengurus Vihara. Mendengar wejangan suci dari Lan Chai He Ta Sien dan welas asih dari Tuhan, maka mulai pada saat itu, semua Pengurus Vihara dan Umat bersatu hati serta kompak untuk memulai melaksanakan pembinaan diri yang lebih baik, serta dimulailah melaksanakan kegiatan-kegiatan penggalangan dana untuk tujuan Pembangunan Maha Vihara Mestika Abadi (正寶佛院). Kemudian untuk dapat menjalankan fungsi dan tujuan mulia Ajaran Ketuhanan yang lebih terarah sesuai hukum dan aturan yang berlaku di Negara Indonesia maka pada 10 Juli 2009, didirikanlah Yayasan Mestika Abadi.

Akhirnya pada tahun 2009, Pengurus Yayasan Mestika Abadi, berhasil menemukan sebidang tanah seluas 2.560 meter persegi di Titipapan, Medan Marelan, yang sangat cocok untuk didirikan Maha Vihara Mestika Abadi. Pada 19 Desember 2009 mulai dilaksanakan perletakan Tiang Pertama pada tanah yang akan dibangun Maha Vihara Mestika Abadi, pembangunan dilaksanakan secara berkesinambungan hingga akhirnya pada 6 Oktober 2013 dapat dilaksanakan Upacara Pentakhtaan Rupang Buddha dan Soft Opening Maha Vihara Mestika Abadi.Sejarah ini, adalah sebuah kisah nyata yang memberitahukan pada kita bahwa sebuah Visi dan Misi Suci Ketuhanan dapat tercapai dengan kekompakan dan kesatuan hati dari setiap umat, pengurus vihara, pengurus yayasan, dukungan masyarakat serta rahmat karunia dari Tuhan dan para Buddha, Bodhisattva dan Mahasattva. Pada awal penggalangan dana, kita hanya mendapat petunjuk suci dari Dewa Lan Chai He, yaitu telah disiapkan sebidang tanah untuk dibangun menjadi Maha Vihara, walaupun pada saat itu, kita belum tahu letak tanah yang telah disiapkan oleh Tuhan untuk kita, asalkan keyakinan hati kita pada welas asih Tuhan dan para Buddha, Bodhisattva dan Mahasattva, maka kenyataan tersebut dapat kita wujudkan bersama. Kita tentunya sangat bersyukur dan berterima kasih atas rahmat karunia Tuhan yang telah membuat kita berhasil mendirikan Maha Vihara Mestika Abadi, kita juga sangat berterima kasih pada semua pengorbanan diri, pengabdian dan bimbingan yang telah diberikan oleh Pandita Huang sehingga kita dapat menjalani pembinaan dengan hati yang bahagia di era Pancaran Putih, menunaikan ikrar suci dan melunasi hutang karma.

Dengan demikian, kegiatan di bidang Keagamaan Buddha sebagai salah satu maksud dan tujuan dari pendirian Yayasan Mestika Abadi dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar. Selanjutnya, sebagai balas budi karunia Tuhan dan melanjutkan Misi Suci Chong De (崇德) serta Ikrar Agung dari Pu Siu Si Phu Sa不休息菩薩(Unrest Bodhisatva) yaitu : menciptakan masyarakat yang damai sentosa, sehingga setiap orang memiliki tata krama, setiap keluarga melaksanakan bakti, sesuai dengan tradisi dan tata krama mulia, mengubah suasana masyarakat menjadi baik, serta melanjutkan pengembangan dan pelaksanaan Misi Suci Ketuhanan yang lebih baik dimasa mendatang, maka Pandita Huang menyampaikan sebuah cita-cita mulia untuk mendirikan Sekolah dan Panti Asuhan. Tentunya hal ini, sangat sesuai juga dengan kegiatan yayasan di bidang Sosial, yaitu : Menyelenggarakan Lembaga Pendidikan Formal (Sekolah) dan Panti Asuhan. Oleh karenanya, Pengurus Yayasan Mestika Abadi mengajak umat sedharma, seluruh lapisan masyarakat, untuk bersama-sama kembali mengembangkan hati mulia, mensukseskan cita-cita luhur dari Pandita Huang, yaitu : Pembangunan Sekolah dan Panti Asuhan.